Kendal, 12 Agustus 2026 - Mahasiswa KKN MIT-22 Posko 207 UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan kegiatan Seminar Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas di SMP NU 04 Sunan Abinowo, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, pada Selasa, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga diri dan memilih lingkungan pergaulan yang sehat.
Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial (DINSOS) kabupaten kendal dan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kehadiran kedua instansi ini memberikan wawasan kepada para siswa mengenai berbagai bentuk pergaulan yang beresiko serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap kehidupan pribadi, pendidikan, keluarga maupun masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai pengertian pergaulan bebas, faktor-faktor yang dapat menyebabkan remaja terjerumus dalam pergaulan negatif, serta berbagai dampak yang mungkin terjadi.
Selain membahas bahaya pergaulan bebas, edukasi juga menyoroti tentang pentingnya kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkoba. Narasumber dari BNN memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika serta bagaimana lingkungan pertemanan dapat mempengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan. para siswa diajak untuk berani menolak ajakan yang berpotensi merugikan diri sendiri dan membangun pertemanan yang dapat memberikan pengaruh positif.
Sementara itu, DINSOS memberikan penguatan mengenai pentingnya peran lingkungan sosial dan keluarga dalam membentuk karakter remaja. Siswa didorong untuk memiliki kontrol diri, menjaga komunikasi dengan orang tua maupun guru, serta tidak mudah terpengaruh oleh tekanan dari lingkungan sekitar.
Kegiatan seminar berlangsung secara interaktif. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi bersama narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan mereka selama kegiatan berlangsung. Melalui sesi interaksi tersebut, siswa dapat menyampaikan berbagai pertanyaan seputar pergaulan remaja, cara menghadapi pengaruh negatif, serta langkah yang dapat dilakukan ketika menemukan permasalahan di lingkungan sekitar.
Koordinator Desa KKN MIT-22 Posko 207, Etsar Izil Haq, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi seperti ini penting dilakukan sebagai upaya memberikan bekal pengetahuan kepada siswa sejak dini. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang cukup agar mampu membedakan lingkungan dan pergaulan yang memberikan dampak positif maupun negatif.
Melalui seminar ini, mahasiswa KKN MIT-22 Posko 207 berharap para siswa SMP NU 04 Sunan Abinowo dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga diri, memilih teman yang baik, serta menjauhi segala bentuk pergaulan yang dapat merusak masa depan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, DINSOS, dan BNN dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan karakter generasi muda.
Dipost : 23 Agustus 2026 | Dilihat : 10
Share :